11 Keutamaan Sahur dari Sisi Agama dan Kesehatan

13 Oct 2021

Informasi

Puasa adalah salah satu ibadah yang dianjurkan karena memiliki efek yang baik untuk tubuh. Sebelum berpuasa, sebaiknya kamu tidak melewatkan makan sahur, karena sahur memiliki berbagai macam keutamaan dari sisi agama dan kesehatan.

Rasulullah SAW juga telah memerintahkan umat muslim agar tidak melupakan sahur ketika akan berpuasa. 

Sahur berasal dari kata ‘sahar’ dalam bahasa Arab yang artinya adalah akhir malam atau waktu menjelang subuh. Namun, orang-orang lebih familiar mengartikan sahur sebagai waktu menyantap makanan atau minuman pada waktu sahur sebelum menjalankan puasa. 

Waktu Sahur

Berbicara tentang waktu sahur, berbeda dari waktu berbuka puasa yang harus disegerakan, Rasulullah SAW justru menganjurkan agar mengakhirkan waktu sahur hingga mendekati fajar. Sabda Rasulullah ini tertuang dalam hadits riwayat Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit.

“Kami makan sahur bersama Rasulullah kemudian (setelah makan sahur) kami berdiri untuk melaksanakan shalat. Aku (Anas bin Malik) berkata: ‘Berapa perkiraan waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan shalat fajar)?’ Zaid bin Tsabit berkata: ‘50 ayat’.” (Muttafaqun ‘alaih)

Berdasarkan kesepakatan para ulama hukum sahur adalah sunnah. Namun tetap dianjurkan melaksanakan sahur untuk mengikuti perintah Rasulullah SAW dan juga mempertimbangkan berbagai manfaat yang dimiliki sahur.


          Baca juga 5 Cara Memaksimalkan Ibadah Puasa di Tengah Pandemi

Biar lebih jelas, mari simak keutamaan sahur jika dilihat dari sisi agama dan juga kesehatan.

 

Dari Sisi Agama, Sahur Membawa Berkah

Sahur tak hanya berguna sebagai simpanan tenaga selama menjalankan puasa, tetapi ternyata ada keutamaan mulia lainnya dari sahur. Apa saja keutamaannya?

  1. Memenuhi perintah Rasul

    Rasulullah SAW telah memerintahkan agar melaksanakan sahur terlebih dahulu sebelum berpuasa. Hal ini beliau sampaikan dalam sebuah hadits yang artinya, “Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu.” (HR.Ibnu Abi Syaibah, Abu Ya’la dan Al Bazzar)

    Melaksanakan perintah Rasulullah SAW adalah hal yang mulia. Allah pun telah berfirman mengenai hal ini. “Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (QS. An-Nisa 4 : 80)

  2. Waktu yang tepat untuk berdoa dan berdzikir

    Ada beberapa waktu mustajab agar doa dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Nah, salah satu waktu mustajab berdoa terletak pada waktu sahur. Tak hanya berdoa, tapi umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar di waktu tersebut.

    Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 17, yang berbunyi: “(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) dan yang memohon ampun di waktu sahur.” (QS.Ali Imran: 17)

    Serta dalam surat Adz Dzariyat ayat 18: “Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.”

  3. Mendapat rahmat dari Allah SWT dan malaikat

    Siapa sih yang tak ingin mendapatkan rahmat dari Allah SWT dan didoakan oleh malaikat? Tahu nggak, kamu bisa mendapatkan hal tersebut dengan melaksanakan sahur, lho.

    Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Makanan sahur itu berkah. Maka janganlah kalian meninggalkannya meski hanya meminum seteguk air, karena Allah subhanahu wa ta’alaa dan para malaikat mendoakan rahmat kepada orang-orang yang memakan makanan sahur.” (HR. Ahmad no. 11003, dihasankan Al Albani dalam Shahih Al Jami’).

  4. Pembeda umat Islam dari ahli kitab lainnnya

    Pada zaman dulu, ahli kitab berpuasa sesudah bangun tidur dan tanpa melakukan sahur. Sedangkan kaum muslimin disunnahkan makan sahur terlebih dahulu sebelum berpuasa.

    Mengenai hal ini, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang bunyinya, "Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) adalah makan sahur." (HR. Muslim No. 1096)

    Imam Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan tentang hadis tersebut bahwa, “Makanannya yang menjadi pembeda dan keistimewaan antara puasa kita dan puasa mereka (Yahudi dan Nasrani) adalah sahur. Karena sesungguhnya mereka tidak sahur, sedangkan kita disunahkan untuk sahur.” (Syarah Muslim Imam Nawawi, juz 7 hal. 207)

  5. Sahur penuh berkah

    Melaksanakan sahur merupakan salah satu upaya umat untuk mendapatkan berkah. Bahkan kata Nabi minum seteguk air pun bisa mendatangkan pahala.

    Nabi Muhammad pernah bersabda, “Makan sahur adalah barakah, maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah seorang di antara kalian hanya minum seteguk air.” (HR.Ahmad)

  6. Makanan sahur tidak dihisab Allah SWT

    Seperti yang kita tahu, bahwa setiap apa yang dimakan kelak akan dihisab oleh Allah SWT. Akan tetapi makanan sahur ternyata tak akan dihisab oleh Allah SWT, lho.

    Nabi Muhammad SAW menjelaskan dalam sebuah hadits. “Ada tiga hal (makanan) di mana seorang hamba tidak akan dihisab oleh Allah SWT, yaitu makanan sahur, makanan saat berbuka puasa, dan makanan yang dinikmati bersama saudara-saudara yang lain.”

 

Dari Sisi Kesehatan, Sahur Menjaga Stabilitas Tubuh

Selain dari sisi agama, sahur juga bermanfaat bagi tubuh jika ditilik dari sisi kesehatan.

  1. Sahur sangat menguntungkan bagi para penderita GERD karena dapat mencegah naiknya asam lambung, serta menjaga lambung dan sistem pencernaan agar tidak terluka.
  2. Sahur berfungsi sebagai sumber energi agar tubuh siap dan kuat menjalani puasa seharian.
  3. Sahur bisa mencegah sakit kepala yang mungkin muncul selama puasa, mencegah dehidrasi, serta menjaga kekebalan tubuh agar tak jatuh sakit setelah berpuasa.
  4. Mungkin bagi sebagian orang turunnya berat badan adalah hal yang diharapkan, sehingga banyak orang berpuasa dengan tujuan menurunkan berat badan. Tapi ternyata berat badan yang turun drastis itu berbahaya untuk kesehatan, lho. Makanya sebaiknya sebelum berpuasa diawali dulu dengan sahur. Fungsinya adalah untuk menjaga berat badan khususnya bagi orang yang memiliki kondisi underweight.
  5. Sahur juga dapat mencegah hipoglikemia atau kadar gula darah rendah yang mungkin terjadi selama waktu puasa. Hipoglikemia ditandai dengan pusing, lelah, sulit berkonsentrasi dan lain sebagainya. Orang yang mengalami hipoglikemia sangat mungkin untuk jatuh pingsan.


Anjuran Nutrisi dalam Makanan Sahur

Beberapa nutrisi yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur adalah karbohidrat sebagai penyedia energi utama, protein untuk memperkuat sistem kekebalan, sayur dan buah-buahan, serta air putih untuk menjaga hidrasi dan memperlancar metabolisme tubuh.

Buat kamu yang suka bingung mau masak apa buat sahur, kamu bisa mencari berbagai resep masakan dengan bantuan Smart Speaker Widya Wicara. Lalu, kalau misalnya lagi malas pergi keluar rumah buat belanja, kamu juga bisa kok memerintahkan Widya untuk membeli bahan makanan di Alfamart melalui fitur ‘Warung Widya’. Praktis bukan!

 

Tips Bangun Sahur

Gimana, udah siap buat bangun sedikit lebih pagi untuk makan sahur? 

Kalau kamu tipe orang yang susah bangun, Widya bisa lho bantu bangunin kamu. Emang bisa? Bisa dong. Kamu tinggal setting aja 'pengingat sahur' di Smart Speaker Widya Wicara menyesuaikan kebutuhanmu. Nanti Widya otomatis akan ingetin kamu.

Kalau kamu bingung mau makan apa untuk sahur, Widya punya banyak 'resep Widya' untuk rekomendasi menu sahur kamu. Selain itu, Widya juga punya informasi soal 'jadwal imsak' dan 'jadwal buka puasa' setiap harinya di seluruh kota/kabupaten di Indonesia, lho.

Sahur lebih asik dan puasa lebih lancar bersama Smart Speaker Widya Wicara yang super pintar.

Tertarik sama produknya? Langsung cek aja ke website kami di www.widyawicara.com ya!

 

Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/white-empty-plate-with-fork-knife-blue-white-tablecloth_7676497.htm