Apakah jumlah views dan likes videomu _stuck_ di situ-situ terus dan tak ada peningkatan sama sekali? Tenang, jangan bimbang atau buru-buru memutuskan untuk berhenti menjadi _content creator_. Kira-kira kenapa sih orang bisa kurang berminat pada suatu konten? Mungkin bisa jadi karena isi kontennya kurang menarik atau mungkin juga eksekusinya yang kurang ciamik.
Jumlah _views_ dan _likes_ itu memang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah konten video, tapi bukan berarti ketika angka _views_\-mu rendah, karirmu sebagai _content creator_ berakhir. Big no!
Kamu masih bisa kok memperbaiki konten videomu dengan berbagai cara. Coba deh pakai solusi yang satu ini, yaitu dengan menggunakan _teknologi text to speech_ sebagai pengisi audio atau narator pada videomu. Dengan sentuhan suara dari _text to speech_, kontenmu bisa memiliki nilai keunikan dan bisa meningkatkan _engangement_ videomu, lho.
#### **Bikin Konten Menarik Butuh Trik**
Sampai saat ini, YouTube masih menjadi platform yang banyak dimanfaatkan _content creator_ untuk membagikan karya videonya ke publik. Bahkan, tercatat ada sekitar 600 channel di Indonesia yang memiliki satu juta _subscriber_.
Jika dilihat dari jumlah penggunanya, pengguna Youtube di Indonesia cukup banyak. Data dari ComScore menunjukkan bahwa pada tahun 2020 ada lebih dari 93 juta orang di Indonesia yang menonton Youtube setiap harinya, dan diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya.
Baca juga artikel **7 Tips Bikin Kontenmu Jadi Viral**
Angka tersebut tentu dilihat sebagai peluang besar bagi para _content creator_ untuk melebarkan sayap kariernya. Namun di saat yang bersamaan, para _content creator juga_ punya tantangan tersendiri untuk bertahan di lingkungan yang semakin kompetitif. Untuk itulah, _content creator_ dituntut untuk dapat menciptakan konten yang kreatif, menarik dan unik.
Gimana triknya?
- **Fokuskan kontenmu pada target market atau target audience** Tentukan dulu target marketmu. Lalu sesuaikan konten, bahasa, cara penyampaian hingga editing dengan selera target marketmu. - **Buatlah konten yang sedang tren** Ikuti tren yang sedang ramai diperbincangkan. Kamu bisa ubah fenomena yang sedang tren itu menjadi konten dengan angle pembahasan yang unik. - **Carilah konten yang timeless dan relateable dengan target market** Konten _timeless_ adalah konten yang akan terus dicari dan bertahan lebih lama. Selain _timeless_, akan lebih bagus lagi kalau konten itu sesuai dengan apa yang lagi ramai dibicarakan atau kerap dialami oleh target marketmu agar terasa ‘_relateable’._ - **Sesuaikan konten dengan platform media sosial yang kamu gunakan** Pilih platform media sosial yang sesuai dengan jenis konten video yang kamu buat. Dengan begitu, kamu bisa menganalisis platform mana yang paling cocok. - **Buat video dan audiomu semenarik mungkin** Dalam hal membuat konten yang menarik, sudah pasti kamu juga harus memperhatikan kualitas video dan audionya. Nah, kamu bisa lho memanfaatkan teknologi _text to speech_ sebagai narator dalam videomu untuk menambah nilai keunikan pada videomu.
#### **Kenapa Harus Text to Speech? Ini Dia 10 Alasan dan Manfaatnya!**
Salah satu strategi yang bisa kamu gunakan untuk menarik penonton adalah mengimplementasikan kecanggihan teknologi ke dalam kontenmu, contohnya dengan teknologi _text to speech_ ini. Memangnya apa aja sih manfaat _text to speech_ yang bisa menguntungkan konten kreator video? Yuk, intip bareng!
1. **Pengganti voice over talent** Kalau memakai _text to speech_, kamu tak akan pusing lagi mencari _voice over talent_. Mencari _voice over talent_ yang cocok dengan isi kontenmu itu bukan pekerjaan yang mudah, lho. Belum lagi, biaya yang kamu keluarkan bisa bertambah banyak. Nah, _text to speech_ bisa membantumu mengatasi permasalahan tersebut. 2. **Menggunakan Natural Language Processing (NLP)** _Text to speech_ merupakan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan dilengkapi dengan Natural Language Processing (NLP), sehingga ia sangat cerdas dan cepat dalam mengubah teks menjadi suara. Output suara yang dihasilkan pun natural banget. Jadi, kamu tak perlu khawatir penonton akan _ilfil_ karena suara naratornya seperti robot. 3. **Mudah digunakan dan user friendly** Kecerdasan buatan yang dimiliki _text to speech_ membuatnya mudah digunakan oleh siapapun. Prosesnya juga sederhana. Kamu hanya perlu menginput teks, lalu sistem akan menganalisis dan mengonversinya menjadi audio. Selain itu, _text to speech_ juga memiliki tampilan yang _user friendly_ sehingga kamu tak akan pusing saat menggunakan teknologi ini. 4. **Memaksimalkan experience penonton** Coba deh bawa penonton merasakan pengalaman yang unik dan berbeda ketika menonton videomu, yakni dengan menyajikan audio berupa _text to speech_ yang bukan merupakan suara manusia. Mungkin dengan cara ini lah kamu bisa bersaing dengan _content creator_ lainnya. Baca juga artikel **Kenapa TTS Jadi Andalan Content Creator Masa Kini?** 5. **Memperluas jangkauan penonton** Dengan menggunakan _text to speech_, kamu akan bisa menjangkau penonton dengan lebih luas. Misalnya orang yang menyandang disabilitas, memiliki kesulitan dalam hal literasi atau memiliki gangguan penglihatan. 6. **Meningkatkan kualitas audio** Rendahnya kualitas audio seringkali menjadi masalah untuk _content creator_ pemula. Padahal, _content creator_ juga harus bisa menyajikan audio yang enak didengar. Jangan sampai hanya fokus pada visual saja tapi mengesampingkan audio. Gimana solusi buat menghindari permasalahan kualitas suara yang buruk seperti banyaknya noise? Salah satu solusi paling mudah adalah dengan menggunakan _text to speech._ 7. **Mendongkrak views dan likes** Kualitas video dan audio akan mempengaruhi tinggi rendahnya _experience_ audience ketika menonton konten. Jika kamu ingin menaikkan views dan likes, maka langkah pertama adalah perbaiki dulu isi konten dan kualitas video dan audiomu. 8. **Proses produksi fleksibel anti ribet** Keunggulan lain yang dimiliki _text to speech_ adalah proses produksinya sangat fleksibel, bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, serta tidak membutuhkan banyak alat. Sangat mudah, bukan? 9. **Hemat waktu dan biaya** Selain produksi yang simpel dan anti ribet, penggunaan _text to speech_ akan sangat menghemat waktu, tenaga, dan juga biaya. Pekerjaan bisa selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan dan biaya produksi tidak membengkak. 10. **Mudah melakukan re-take atau editing** Apabila ada kesalahan atau tambahan dialog, kamu akan lebih kerepotan bila menggunakan _voice over talent_ dibandingkan dengan _text to speech_. Sebab berbeda dengan manusia, _text to speech_ itu bisa kamu akses kapanpun, sahabat. Jadi tak perlu harus janjian ataupun mencocokan jadwal dulu. Tinggal akses saja _text to speech_ dan masukkan teks barumu. Lalu _voila!_ Sistem akan mengubahnya jadi audio secara cepat dan tepat.
Yakin nih nggak tergiur sama segudang manfaat _text to speech_? Ada lho produk text to speech Indonesia yang _recommended_ banget buat kamu coba, namanya adalah Widya Wicara Text To Speech.
Kalau kamu penasaran seperti apa produknya, cok aja detail produk di website kami, ya. kamu juga bisa lho nyobain langsung demo _text to speech_ yang ada di website www.widyawicara.com. Cukup dengan memasukkan teks apapun kedalam kotak yang tersedia, lalu Widya akan mengubah teks tersebut menjadi suara. Keren, kan?
**Sumber gambar:** https://www.freepik.com/free-photo/camera-recording-video-diy-blogger\_3469636.htm